Monumen Resirenan - Desa Kelyobar

Monumen Resirenan

Sejarah singkat Resirenan pada abad 16 dia (Resirenan) ditemukan dan dinobatkan menjadi anggota keluarga LOLI dengan nama RESIRENANA. Ia hidup menyatu dalam lima komunitas masyarakt saat itu antara lain : AHU MALMOLI, DEMWULUR MATRAAT, AHUNARA WERDIAN dan ABAT WADAN MALELA LERAWULAN. Perkelahian yang mengakibatkan korban jiwa setiap saat karena perebutan Hak atas tanah dan jenis hak lainnya. Dari lima komunitas itu dibentuk menjadi dua besar yang satu di Timur dengan LAMDESAR (KORATUTUL) dan disebelah Barat dengan nama KELIOBAR (URTATAN) berhasil disatukan lewat pengorbanan dirinya dengan pesan moral singkat ISA DEK NOT SIAN ISA Artinya “SATU DENGAN YANG LAIN JANGAN SALING MENYAKITI”. Peristiwa ini telah ditetapkan untuk diperingati sebagai salah satu upacara panas pela yang ditetapkan dalam Calender Of Event pada tanggal 30 Oktober.

Jarak tempuh dapat melalui darat dan laut.  Jarak tempuh ke lokasi tersebut 269km dengan transportasi darat dari ibu kota Kabupaten dengan waktu tempuh 5 jam jarak tempuh dari ibu kota Kecamatan ke lokasi monument 19km dengan waktu tempuh 1 jam.

Resirenan
Gambar. Lokasi Ahumnanat (Penggal kepala), eksekusi Oleh kapitan Leiboru Welukliman

Info Wisata